Aturan Pembulatan Angka

Jika dibutuhkan, pembulatan angka mutlak diperlukan. Pembulatan angka sendiri memiliki pengertian suatu pekerjaan yang bertujuan untuk menghilangkan beberapa angka dibelakang koma, sehingga menghasilkan bilangan pembulatan untuk ketelitian tertentu. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh pembulatan menjadi dua angka dibelakang koma berikut:

  • 29,63243 menjadi 29,63
  • 81,9773 menjadi 81,98
  • 11,64489 menjadi 11,64
  • 48, 365 menjadi 48, 36
  • 67,495 menjadi 67,50
  • 35,485 menjadi 35,48

Dari contoh diatas bahwa ada aturan uang digunakan yaitu:

  1. Jika angka desimal lebih besar dari 5 maka dibulatkan ke atas dan jika kurang dari 5 dibulatkan kebawah
  2. Jika angka decimal di depan angka 5 adalah genap, maka dilakukan pembulatan ke bawah. Dari contoh diatas:
    • 48,365 menjadi 48,36
    • 35,485 menjadi 35,485
  3. Jika angka desimal di depan angka 5 adalah ganjil, maka dilakukan pembulatan ke atas. Contoh:
    • 37,5565 menjadi 37,556
    • 37,50 menjadi 38
    • 38,52 menjadi 38
    • 38,50 menjadi 38
    • 43,235 menjadi 43,24
    • 46,245 menjadi 46,24

Aturan pembulatan di atas bertujuan untuk menghindari jumlah 100% (1,00) khususnya pada tabel frekuensi proporsi dan persentase.