Macam-macam Sensor Pada Smartphone

Smartphone sekarang tuh sekarang kayak all in device, serbaguna karena didalamnya ada bergam sensor mulai dari sensor infrared biasa untuk meremote alat elektronik lain, Near Field Communication untuk metode pembayaran otomatis tinggal mendekatkan smartphone pada reseptor NFC atau sensor fingerprint untuk metode autentifikasi. Untuk sensor-sensor lain simak penjabaran berikut:

Accelerometer

Mengukur percepatan atau mendeteksi dan mengukur getaran dan gerakan. Sensor ini biasa diterapkan untuk mendeteksi pergerakan seperti shake atau tilt. Penggunaan paling umum yaitu pada saat layar secara otomatis berubah dari mode portrait ke mode landscape. Atau saat pengguna memainkan game jenis balap yang cara mengemudikan kendaraannya dengan memiringkan posisi perangkat.

Gyroscope

Mirip dengan accelerometer, sensor ini berfungsi mendeteksi rotasi sebuah perangkat atau pergerakan atas, bawah, kiri, kanan, maju, serta mundur. Jika accelerometer dipengaruhi oleh gravitasi, gyroscope tidak. Karena itu, gerakan yang dihasilkan lebih halus dibanding accelerometer. Sensor ini biasa dimanfaatkan untuk game seperti Temple Run.

Global Positioning System (GPS)

Sensor ini berguna unutk menentukan posisi pengguna dari hasil kalkulasi trigonometri berdasarkan sinyal dari satelit terdekat yang diterima smartphone. Dengan mengaktifkannya, smartphone bisa menginformasikan keberadaan pengguna. Sensor ini digunakan sebagai sistem navigasi yang akan memandu pengguna melihat atau menunjukkan lokasi.

Sensor ini sama dengan GPS, bedanya GPS milik Amerika sedangkan teknologi GLONASS dimiliki oleh Rusia. Biasanya GPS dan GLONASS dipasangkan bersama pada suatu perangkat untuk meningkatkan akurasi lokasi pengguna.

Proximity

Ketika smartphone ditempelkan pada telinga saat melakukan panggilan atau menerima telepone, otomatis layar akan mati sehingga sensor sentuh menjadi tidak aktif. Hal ini merupakan salah satu fungsi dari proximity agar aktifitas telepon tidak terganggu akibat sentuhan yang tidak diinginkan. Sensor ini juga membuat konsumsi baterai menjadi lebih hemat. Smartphone pertama yang menggunakan sensor ini adalah iPhone.

Magnetic field

Banyak aplikasi penunjuk arah atau kompas yang ada di Play Store. Aplikasi tersebut memanfaatkan sensor magnetic field yang mampu mendeteksi medan magnet di sekitar smartphone. Tidak hanya itu, aplikasi lain seperti detektor logam sampai aplikasi pendeteksi hantu memanfaatkan sensor ini untuk mendeteksi gelombang elektromagnet yang berada disekitar smartphone.

Barometer

Kegunaannya untuk mengukur tekanan atmosfer. Sensor tersebut berfungsi mengukur tinggi ponsel dari permukaan air laut dan meningkatkan akurasi GPS.

Ambient Light

Sensor ini berfungsi untuk mendeteksi cahaya di sekitar dan menyesuaikan tingkat kecerahan layar agar pengguna dapat melihat tampilan layar dengan lebih jelas. Penyesuaian layar secara otomatis ini juga bisa mengurangi ketegangan pada mata sehingga mata menjadi lebih nyaman dan tidak cepat lelah. Selain itu, sensor ini juga dimanfaatkan oleh aplikasi berbasis kamera guna memudahkan pengaturan tingkat kecerahan secara otomatis.

Ambient Temperature

Sensor ini berfungsi untuk mengukur suhu ruangan sekitar dalam Celcius maupun Fahrenheit. Kegunaan lainnya yaitu bisa untuk menghitung tekanan angin, udara, serta mengetahui kondisi cuaca. Tidak banyak perangkat Android yang memiliki sensor ini. Beberapa perangkat yang menggunakannya yaitu smartphone seri Nexus, Galaxy S3, S4.

Gravity

Sensor ini berkaitan dengan gaya gravitasi yang diterapkan ke perangkat pada tiga sumbu fisik (x,y,z atau 3 dimensi). Sensor ini bekerja mengikuti gaya gravitasi dari perangkat yang digunakan secara vertikal dan horizontal. Contohnya biasa digunakan pada game balap yang pengendaliannya dengan memiringkan layar, jadi kegunaannya hampir sama dengan Gyroscope.